Partisipasi DPMPTSP Provinsi Bengkulu dalam Memperkuat Sinergi Kesiapan Proyek Investasi Daerah Melalui BLINC 3.0

  • Tim Pengelola Website
  • Disukai 0
  • Dibaca 6 Kali
BENCOOLEN INVESTMENT CHALLENGE (BLINC 3.0) PROVINSI BENGKULU

BENGKULU. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bengkulu menghadiri kegiatan Bencoolen Investment Challenge (BLINC 3.0) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Hotel Santika Bengkulu, Rabu (15/4/2026). Kegiatan bertajuk "Penguatan Kesiapan Proyek Investasi Daerah untuk Menjangkau Peluang Investasi Global" ini bertujuan untuk melahirkan proyek investasi yang berkualitas dan siap ditawarkan kepada investor global.

Perwakilan DPMPTSP Provinsi Bengkulu menghadiri kegiatan Bencoolen Investment Challenge (BLINC 3.0)

Acara dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni, S.KM., M.Kes., M.Si., didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidata, Kepala Bapperida Provinsi Bengkulu, Hj. Yuliswani, SE., MM, serta perwakilan DPMPTSP se-Provinsi Bengkulu.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu dalam sambutannya menyampaikan bahwa di tengah tantangan ekonomi global dan ketidakstabilan geopolitik, perekonomian daerah tetap menunjukkan kinerja positif pada tahun 2026. Momentum ini perlu dijaga melalui peningkatan investasi daerah. Sejak periode 2022 hingga 2025, tercatat sedikitnya 37 proyek di 10 kabupaten/kota yang terus didorong kelayakannya agar berkontribusi optimal bagi ekonomi daerah.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu menekankan bahwa BLINC 3.0 adalah langkah strategis untuk meningkatkan daya saing proyek investasi. Beliau menekankan pentingnya komitmen seluruh pemerintah kabupaten/kota dalam menyiapkan proyek unggulan yang didukung oleh kesiapan perizinan, lahan, dan kebijakan.

Sebagai wujud nyata penguatan sinergi antar pemangku kepentingan, dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas koordinasi dan pelaporan investasi daerah. Komitmen ini ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Kepala Bapperida Provinsi Bengkulu, perwakilan DPMPTSP Provinsi Bengkulu, serta Sekretaris Daerah dari seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu.

Acara kemudian dilanjutkan dengan paparan komprehensif mengenai rangkaian kegiatan BLINC 3.0 oleh Tim Regional Investor Relations Unit (RIRU). Dalam paparannya, dijelaskan bahwa program ini akan dilaksanakan melalui beberapa tahapan sistematis, yang meliputi Kick-off sebagai penanda dimulainya program, kemudian dilanjutkan dengan proses inkubasi dalam rangka penguatan kapasitas dan penyempurnaan konsep proyek, tahapan kurasi untuk menilai kelayakan dan kesiapan proyek, pelaksanaan site visit ke proyek-proyek potensial sebagai bagian dari pendalaman dan verifikasi lapangan, hingga tahap coaching bagi proyek-proyek terpilih guna meningkatkan kualitas dan daya saing proyek investasi.

Selain tahapan tersebut, ditekankan pula pentingnya mekanisme pelaporan berkala yang dilakukan setiap bulan oleh masing-masing Kabupaten/Kota. Hal ini merupakan bentuk komitmen dalam memantau perkembangan proyek investasi secara berkelanjutan, sehingga proses monitoring dan evaluasi dapat berjalan optimal serta terkoordinasi dengan baik di tingkat provinsi.

Pada sesi pemaparan, berbagai usulan proyek strategis muncul, mulai dari pengembangan kawasan wisata Pantai Laguna, ekowisata mangrove, hingga hilirisasi sektor pertanian seperti kopi robusta dan pengolahan kelapa sawit. Keberagaman usulan ini menjadi dasar penting untuk mencapai target realisasi investasi tahun 2026 sebesar Rp 5,75 Triliun.

Bagi DPMPTSP Provinsi Bengkulu, partisipasi dalam BLINC 3.0 ini menjadi pengingat akan peran sebagai garda terdepan dalam pengawalan investasi. DPMPTSP Provinsi Bengkulu akan berusaha memastikan bahwa setiap proyek potensial yang telah dikurasi memiliki kepastian hukum dan kemudahan akses perizinan. Melalui mekanisme pelaporan berkala setiap bulan, DPMPTSP Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk terus memantau perkembangan proyek agar portofolio investasi Provinsi Bengkulu benar-benar matang, minim hambatan, dan memiliki daya tarik yang kuat bagi investor global.